Dengan potensi pasar global yang luas, bisnis ekspor membuka peluang besar untuk meningkatkan skala bisnis. Namun, tidak sedikit eksportir pemula yang menghadapi kegagalan dalam perjalanan mereka.
Kegagalan closing saat berjualan online bisa sangat mengecewakan. Coba bayangkan dan rasakan, kamu telah bekerja keras untuk mendapatkan calon pembeli (buyer), bahkan telah menawarkan produk dan harga terbaik. Namun, pada saat-saat terakhir, transaksi tersebut gagal karena berbagai alasan.
Meskipun hal ini tidak selalu menyebabkan kerugian materi, tetap saja waktu, energi, dan upaya yang telah kalian investasikan terasa sia-sia. Tidak hanya itu, ada juga kegagalan yang bisa menyebabkan kerugian secara finansial, seperti tertipu oleh buyer yang tidak bertanggung jawab.
Melalui artikel ini, saya akan membahas penyebab utama kegagalan yang bisa di terapkan saat berjualan online dan bisnis ekspor, serta memberikan solusi yang efektif, agar kamu bisa mencapai sukses dalam menutup transaksi atau yang dikenal dengan istilah "closing".
Berikut adalah Tips Menghindari Gagal Closing
1. Pengertian Kegagalan dalam Bisnis Ekspor ataupun Berjualan Online
Kegagalan dalam dunia bisnis ekspor bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Namun, umumnya kegagalan ini terbagi menjadi dua kategori besar:
Gagal Closing
Gagal closing terjadi ketika eksportir sudah berhasil menarik minat calon pembeli (buyer), bahkan mungkin sudah melakukan penawaran harga. Namun, pada saat mendekati finalisasi, buyer tiba-tiba membatalkan transaksi atau hilang begitu saja.
Dalam kasus ini, secara materi kalian mungkin tidak dirugikan, tetapi waktu dan tenaga yang telah diinvestasikan tentu terasa sia-sia. Hal ini seringkali menjadi frustrasi bagi eksportir pemula yang sedang merintis usaha di pasar global.
Gagal Secara Materi
Kegagalan materi adalah ketika eksportir mengalami kerugian finansial akibat kesalahan dalam proses transaksi. Ini bisa terjadi karena ketidakwaspadaan dalam menyeleksi buyer, ketidaktahuan tentang regulasi internasional, atau karena terjebak dalam skema penipuan.
Namun, dalam aplikasi yang dirancang khusus untuk para eksportir, seperti yang kami gunakan di Bisa Ekspor, risiko kegagalan secara materi dapat diminimalisir dengan baik. Eksportir akan diajari untuk menghindari kerugian materi dan kesalahan yang umum terjadi.
2. Penyebab Utama yang Menyebabkan Kegagalan
Agar bisa sukses di dunia ekspor, penting untuk memahami faktor-faktor yang sering menjadi penyebab kegagalan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Kurangnya Pengetahuan tentang Produk
Menjadi eksportir yang sukses tidak cukup hanya dengan memiliki produk. Kamu harus benar-benar memahami spesifikasi dan kualitas produk yang Anda tawarkan. Pembeli di pasar internasional biasanya sangat detail dan teliti.
Mereka seringkali meminta data teknis yang mendalam sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak data dan referensi dari berbagai pemasok (supplier), sehingga kamu siap menjawab semua pertanyaan yang mungkin diajukan oleh buyer.
Pemilihan Supplier yang Baik
Kamu harus bisa menemukan supplier yang bisa diandalkan baik dari segi kualitas produk maupun ketepatan waktu pengiriman. Supplier yang berada di lokasi yang sulit dijangkau bisa menjadi hambatan besar dalam proses ekspor, terutama jika ada permintaan mendadak dari buyer. Oleh karena itu, pilihlah supplier yang berada di lokasi strategis dan mudah dijangkau.
Sistim Pembayaran yang Tepat
Sistim pembayaran juga merupakan salah satu penyebab dalam keberhasilan transaksi ekspor. Banyak buyer internasional yang meminta pembayaran melalui Letter of Credit (LC), sebuah sistem pembayaran yang dianggap lebih aman.
Namun, hal ini tidak selalu memungkinkan bagi eksportir yang baru memulai bisnisnya. Untuk itu, penting bagi eksportir pemula untuk membangun kepercayaan dan rekam jejak yang baik, sehingga buyer dapat merasa aman meski menggunakan sistem pembayaran yang lebih sederhana seperti telegraphic transfer atau metode lainnya.
3. Mengatasi Proses Saat Closing
Setelah memahami faktor-faktor kegagalan, langkah selanjutnya adalah mencari solusi agar bisa melakukan closing dengan sukses. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
Membangun Kepercayaan
Buyer internasional biasanya hanya akan bekerja sama dengan eksportir yang memiliki rekam jejak yang baik dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, pastikan Anda membangun reputasi yang solid dengan menyediakan produk berkualitas tinggi, pengiriman tepat waktu, dan dokumentasi yang lengkap. Selain itu, pastikan Anda memiliki badan hukum yang jelas seperti PT (Perseroan Terbatas), yang akan meningkatkan kepercayaan buyer.
Memanfaatkan Teknologi
Di era digital ini, teknologi menjadi tombak utama bisnis ekspor. Salah satu cara untuk mempermudah proses pencarian buyer dan supplier adalah dengan menggunakan platform digital seperti aplikasi Bisa Ekspor.
Applikasi tersebut menyediakan berbagai fitur untuk membantu eksportir dalam mendapatkan data produk, harga, dan sertifikat yang dibutuhkan dalam proses ekspor. Dengan menggunakan teknologi, Anda bisa mempercepat proses transaksi dan memperluas jaringan buyer secara global.
Persiapkan Penawaran yang Menarik
Seringkali, eksportir gagal closing karena penawaran yang mereka buat kurang menarik atau kurang jelas. Pastikan kamu menyusun penawaran yang profesional dan menarik, dengan informasi produk yang lengkap serta foto-foto yang mendukung.
Jika perlu, buatlah website yang menampilkan portofolio produk secara detail dan mudah diakses oleh calon buyer. Website yang profesional dan informatif akan meningkatkan kredibilitas Anda di mata buyer.
Evaluasi dan Perbaikan Terus-Menerus
Bisnis ekspor bukanlah sesuatu yang bisa dikuasai dalam semalam. Kamu harus terus belajar dan melakukan evaluasi terhadap setiap transaksi yang terjadi. Jika mengalami kegagalan dalam closing, coba tinjau kembali proses yang kamu lakukan.
Apakah ada data yang kurang lengkap? Apakah ada kesalahan dalam penawaran yang kamu berikan? Dengan melakukan evaluasi secara terus-menerus, kamu akan semakin mahir dalam mengatasi tantangan yang ada.
Penutup
Kegagalan dalam bisnis ekspor adalah hal yang wajar, terutama bagi para eksportir pemula. Namun, dengan memahami faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dan menerapkan solusi yang baik, kamu bisa meningkatkan peluang dalam closing transaksi. Kunci utama dalam bisnis ekspor adalah kepercayaan, pengetahuan tentang produk, dan ketepatan dalam memilih supplier dan sistem pembayaran.
Post a Comment